JSL’s Personal Blog

Entries from March 2006

KKR Benny Hinn

March 29, 2006 · Leave a Comment




Acara yang ditunggu-tunggu selama 1 tahun,yaitu KKR yang dilakukan oleh Rev.Benny Hinn, siapa dia, kalo yang belum tahu silakan visit www.bennyhinn.org. KKR dilakukan selama 3 hari berturut-turut dari tanggal 24-26 maret 2006 di Carnival Pantai Ancol. Diperkirakan jemaat yang datang sebanyak 1,5 juta, suatu jumlah yang luar biasa. Banyak mujizat yang terjadi dari hari 1 sampai hari ke 3. saya menghadiri KKR yang pertama dan menyaksikan sendiri bagaimana orang lumpuh berjalan, anak yang tuli dari lahir bisa mendengar, orang stroke sembuh, orang kanker sembuh total dan masih banyak lagi kesembuhan yang terjadi. TErlepas dari semua ini satu hal yang harus kita pahami,seperti yang dikatakan oleh Rev Benny Hinn bahwa yang melakukan ini bukan manusia tetapi Yesus Kristus, Allah yang Hidup. Haleluya.

Categories: Uncategorized
Tagged:

Survei Anak2 Kolong Jembatan

March 15, 2006 · 2 Comments


Akhirnya tiba saatnya untuk survei sebelum project direalisasikan, setelah 2 minggu diskusi dengan para koordinator lapangan pada hari minggu tanggal 19 feb 2006 jam 14.00. gua ke lokasi, kesan pertama ngak nyangka kalo tempat yang biasanya ditempati mobil parkir di depan Trisakti dan Untar setiap hari senin-sabtu bisa berubah menjadi tempat belajar bagi anak2 kolong. Jam 14.30 anak2 mulai berdatangan, sebagian ditemani oleh ibunya, sebagian lagi bersama dengan temen2 seprofesinya. Ada ibu2 yang gua ajak bicara mengaku sangat senang ada acara seperti ini tanpa harus mengeluarkan biaya, anak2nya bisa sekolah dan mendapatkan fasiltas belajar spt buku, baju, makanan, dsb. Sebagian dari anak2 ini sudah dimasukan dalam program anak asuh yang dikordinir oleh Friska H. Anak2 kolong sebenarnya adalah anak2 yang baik dan santun terlihat mereka mudah diajar dan mengerti sopan santun hanya mereka kurang beruntung aza dibandingkan dengan anak2 kota lainnya. Menurut Kristina (guru sekaligus member di CooL Dewasa Muda II) anak2 yang berprestasi diberikan beasiswa tentu saja dengan mempertimbangkan segala sesuatunya terutama dari keluarga anak. Ini berarti anak2 ini punya kesempatan untuk mengecap pendidikan minimal sampai SMU.


Gua dikenali beberapa anak2 SD yang sedang memamerkan hasil karya gambarnya dengan bangga. oh ya..pelajaran yang mereka ikuti bukan pelajaran asal2an loh..ada matematika, bhs inggris, menggambar, ketrampilan, ilmu alam, geografi dll.
Singkat cerita, setelah survei diputuskan untuk mengadakan acara valentine dengan membagikan peralatan sekolah,makanan, dan diselingi drama. Total biaya sekitar 4,6 juta. Acara ini sebenarnya mau diadakan tanggal 26 feb tetapi karena anak2 ada acara di puncak sehingga diundur tanggal 5 maret. Tunggu aza kelanjutannya…

Categories: Uncategorized
Tagged: , ,

Community of Love Dewasa Muda II

March 9, 2006 · Leave a Comment


Hidup baru berarti ketika kehadiran kita dirasakan memberikan berkat bagi sekeliling kita minimal pada komunitas terkecil yaitu keluarga. saya beruntung selain memiliki keluarga sebagai jasmani juga memiliki keluarga rohani melalui terbentuknya FA ( Family Altar) yang sekarang sudah berganti menjadi Community of Love ( CooL). Dari sejak kuliah di Bandung – 1995 sampai sekarang banyak yang didapat dengan wadah kekeluargaan ini. Konsepnya sederhana berbagi kasih, doa, dan perhatian diantara anggota CooL. Kehadiran CooL ini dirasakan begitu penting saat-saat ini dimana tantangan hidup semakin besar dengan segala persoalan dan pergumulannya. Saat ini saya dipercaya sebagai ketua CooL yang bernama CooL dewasa muda II di GBI Tanjung Duren. TIdak terasa umurnya sudah jalan 6 tahun denga jumlah anggora sekitas 16 orang siapa aza mereka? ini mereka fery, Lusi, Meva, Meri, Wandi, Kristina, Christine (yang ngak pernah absen datang), erwati, Riris, , devid, mario, samuel (sekarang kerja di singapore), min-min(sedang menuntun ilmu di Taiwan), Sherly, ,Aina (sekarang di Palembang), Yuli, Vena (balik ke solo),Novi (my soulmate), dan Keevan (plg immmuuut dan cakep visit www.mykeevan.blogspot.com). kalo ada yang pengen ikutan silakan datang hari jumat jam 19.00 dijamin OKE. Thanks guys for being part of my families. GBU

Categories: Uncategorized
Tagged: , ,

Project Diakonia 1-anak kolong Grogol

March 4, 2006 · 1 Comment



Dari beberapa kali diskusi dengan temen2, akhirnya kita putuskan project pertama diakonia adalah berbagi kasih dan berkat dengan anak-anak jalanan dan kolong di bawah jembatan Trisakti. Ketua koordinator untuk project ini adalah Lidia dan koordinator lapangan adalah Friska Hutagalung. sebelumnya gua mau apreciate 4 jempol dengan para srikandi muda yang dengan pengorbaan yang luar biasa melayani di bawah jembatan trisaksi sebagai guru tanpa dibayar, tanpa mengharapkan pujian, dan ingin menonjolkan diri, ini murni PELAYANAN. ini sekelumit profil anak2 jalanan. Anak2 jalanan biasanya kita temui dengan perempatan jalan sebenarnya terdiri dari dua bagian pertama anak2 yang punya keluarga dan tidak punya keluarga. Rata2 mereka punya keluarga yang profesinya ortunya mulai dari buruh bangunan, tukang sol sepatu, pengamen, jualan sayuran, jualan asongan, tukang parkir, pembantu RT, satpam, dsb. untuk anak2 yang tidak punya keluarga biasanya mereka tidur di jalanan dengan beralaskan kardus yang siang kepanasan, kalo hujan kehujanan, dan kalo malam kedinginan. Sepertinya mereka sudah terseleksi dan kebal terhadap nyamuk, penyakit, dan kebisingan. Usia mereka sebagian besar usia anak2 dari TK,SD,SMP, dan SMU. Anak2 tersebut sebagian sekolah formalnya SD minimal bisa baca dan tulis. Ortu mereka ada yang melarang untuk anak2nya sekolah dengan alasan usia anak2 lebih mudah untuk cari
duit karena orang2 lebih menaruh belas kasihan kepada anak2. Jadi usia anak2 (TK dan SD) dianggap usia emas yang produktif sebagai pengemis dan pengamen. Ini benar karena dari hasil survei anak2 kecil mengantongi penghasilan lebih besar dibandingkan dengan anak tanggung (SMP atau SMA). Net perhari per satu anak bisa 150rb bayangkan kalo sebulan full bisa sekitar 4,5 – 5 juta atau sama dengan gaji manajer muda di Jakarta. Tak heran jumlah pengemis cilik semakin banyak. Ada cerita yang cukup bikin gretan dimana ada ortu yang sengaja ngangur dan bener2 memanfaatkan anak mereka sebagai pencari nafkah, uang yang mereka dapatkan digunakan untuk cicilan motor, mabok2an, judi dsb. Akibatnya pendidikan bagi sebagian dari mereka hanya menghabiskan waktu dan biaya saja. Tak heran ada yang menolak anaknya sekolah sekalipun gratis. Dari sisi lain, gua kagum ama TUhan yang maha kasih dan adil,fakta di atas ada anak2 muda (kuliah di trisakti, Untar, UI, Ukrida, dsb) yang mendedikasikan untuk berbagai kasih dan waktu kepada anak2 kolong ini caranya dengan mengajar di bawah kolong jembatan setiap hari minggu dari jam 14 – 17. Mereka rela berpanas2 ria, berdebu2 ria, berhujan2 ria, dan berbising2 ria untuk memperhatikan anak2 ini. Sungguh Engkau Maha ADil, Tuhan. Minggu depan gua akan survei kesana, nantikan kelanjutannya, GBU

Categories: Uncategorized
Tagged: , ,

Menjadi Tim Diakonia

March 1, 2006 · Leave a Comment

Saya beruntung diawal tahun 2006 dipercaya sebagai bagian dari TIm Diakonia, apa itu diakonia? diakonia adalah wadah yang digunakan untuk menyalurkan, memberkati, dan memperhatikan saudara2 kita yang kurang beruntung. Di GBI Tanjung Duren,gua melayani di TIm Diakonia khusus yaitu diakonia berdasarkan “seolah2″ project misalkan pada saat kebanjiran, kebakaran, wabah penyakit, kebutuhan air bersih, dsb tanpa memandang agama, denominasi, suku, ras, dan sejenisnya. Kira-kira project pertama ku apa yah? Oh ya..di TIm Diakonia ini bisa dikatakan orang-orangnya minimal menurut gua kumpulan dari orang yang sungguh mau melayani dengan keterbatasan waktu di dunia sekuler. Semoga Tuhan memberikan hikmat kepada kita untuk dapat melayani dengan sepenuh hati. walaupun ceritanya agak telat maklum banyak kesibukan kerja. Nantikan project pertama ku

Categories: Uncategorized
Tagged: , ,