Kasus IPDN Memilukan dan Memalukan

Saya tidak dapat menahan diri ketika menyaksikan rekaman amatir kekerasan di IPDN ( d/h STPDN). Perasaan kecewa, marah, sedih, dan memilukan, institusi yang diharapkan dapat mencetak pejabat daerah ini JUSTRU menjadi sarang kekerasan. Darimana teorinya bahwa kekerasan fisik dapat menjadikan seseorang tangguh kelak kemudian hari sebagai pemimpin atau pejabat, yang ada justru aksi balas dendam dari generasi ke generasi. Saya punya temen dekat seorang resimen mahasiswa (menwa) pada waktu kuliah dulu, dia bercerita pukulan, tempelengan, tendangan dan kekerasan fisik lainnya diakui memang ada TETAPI para senior mereka tahu betul bagaimana cara memukul supaya tidak fatal, dan alasannya jelas mengapa mereka mendapatakan latihan fisik. Di IPDN para senior dengan leluasa memukul dan menendang tepat di dada dan punggung sehingga para junior ada yang muntah darah dan kesakitan. Tayangan di metro TV kemaren benar2 membuat mata tercenggang mengapa sampai detik ini tidak ada tindakan kongkret untuk mencegah mereka, sampai2 korban meninggal dari tahun ke tahun terus ada. Bahkan dari pengakuan seorang dosen IPDN, korban meninggal sebenarnya jauh lebih besar dari yang dipublikasikan karena sudah berlangsung lama.

Lebih memilukan lagi, rector IPDN terdahulu (2003) mengelak bahwa telah terjadi kekerasan di STPDN (waktu itu). Mau jadi apa pejabat kita nanti jika pendidikan selama studi ngawur banget? Pengen tahu kurikulum di IPDN seperti apa sih..( tolong dong bagi yang tahu dishare).

Saya turut berduka cita bagi korban kekerasan di IPDN, semoga dapat diterima di sisi TUhan dan keluarga yang ditinggalkan dapat diberikan kekuatan.

STOP KEKERASAN DI IPDN !!!!


75 responses to “Kasus IPDN Memilukan dan Memalukan

  • triyadi bs

    pendidikan di STPDN/IPDN mengajarkan 3 pola pendidikan yaitu Pengajaran,Pelatihan dan pengasuhan……!!!, mohon lebih obyektif memaknai kasus ini, masih banyak Praja yang baik dan Berhasil dilapangan…!

  • Aryo Penangsang

    Sebenarnya para praja di IPDN itu pintar atau bodoh sih? diperlakukan kekerasan yang sudah melewati batas kok tidak melawan? Bukankah kita tahu bagaimana perlakuan yang mendidik dan bagaimana yang bisa membuat celaka diri kita. Dalam tayangan televisi beberapa waktu lalu saya melihat betapa seenaknya para senior memukuli para yunior tanpa tahu apakah yang dipukul itu daerah yang membahayakan bagi yuniornya atau tidak, mereka seolah-olah mengibaratkan para yunior sebagai benda untuk menguji seberapa keras pukulan mereka. Perlakuan seperti itu mengibaratkan orang yang tidak dapat berbuat apa-apa terus dianiaya oleh yang berkuasa.

  • zido

    Saya sih sudah gak kaget tentang IPDN alias STPDN (Sekolah Tukang Penyalahgunaan Duit Negara). Saya dulu kuliah, kebetulan kampus saya dekat dengan “sarang binatang” itu. Malah…banyak temen sekos saya mahasiswa angkatan atas STPDN. Saya udah tau banyak dari mereka tentang borok-boroknya. Luar biasa….kumpul kebo, bandar/pengguna narkoba, aborsi, hutang sana-sini dengan warung nasi, malah pesta seks rame-rame di kos. Itu pun pelakunya bukan hanya mahasiswa D4-nya aja, tapi mahasiswa S2-nya juga….gila kan…..Udahlah bubarin aja, saya jamin, Indonesia tidak akan kekurangan SDM Ilmu Pemerintahan, masih banyak lulusan Ilmu Pemerintahan dari berbagai universitas di Indonesia ini bisa diandalkan. BUBARKAN ATAU AKAN JATUH KORBAN LAGI…LAGI….DAN LAGI….

  • AHOK

    Saya sih sudah gak kaget tentang IPDN alias STPDN (Sekolah Tukang Penyalahgunaan Duit Negara). Saya dulu kuliah, kebetulan kampus saya dekat dengan “sarang binatang” itu. Malah…banyak temen sekos saya mahasiswa angkatan atas STPDN. Saya udah tau banyak dari mereka tentang borok-boroknya. Luar biasa….kumpul kebo, bandar/pengguna narkoba, aborsi, hutang sana-sini dengan warung nasi, malah pesta seks rame-rame di kos. Itu pun pelakunya bukan hanya mahasiswa D4-nya aja, tapi mahasiswa S2-nya juga….gila kan…..Udahlah bubarin aja, saya jamin, Indonesia tidak akan kekurangan SDM Ilmu Pemerintahan, masih banyak lulusan Ilmu Pemerintahan dari berbagai universitas di Indonesia ini bisa diandalkan. BUBARKAN ATAU AKAN JATUH KORBAN LAGI…LAGI….DAN LAGI….

  • Yoyok

    selamat buat IPDN yang dengan cemerlang telah meluluskan beberapa siswanya ke alam baka.

    sebagai arena seks bebas

    dan….

    tidak adakah cara yang lebih baik selain dengan cara di IPDN.
    rektor, dosen dan stafnya masihkah mereka mempunyai hati?
    rata-rata mereka ‘kan sudah berumur, paling ya akan menyusul siswanya yang telah duluan ke alam baka.

    tidak bisakah sedikit berbuat baik sehingga ketika bertemu siswanya di alam baka bisa dima’afkan. tidak malah menutupi , bahkan meneruskan pembantaiannya.

  • RIO

    salut buat pak Inu yang berani membongkar kasus di kampus bajingan itu. SBY jangan tanggung-tanggung, bubarkan aja IPDN. Alumnus mereka tidak seluruhnya mau menjadi camat di daerah terpencil, maunya cuma jadi ajudan bupati, wabup, gubernur, wagub, tidak lebih.
    bahkan, perangai mereka di tempat saya kerja terkesan arogan/ high profile. apakah tidak ada alternatif lain untuk mencetak pamong negara sebagai abdi masyarakat? banyak CPNS atau PNS yang memiliki kompetensi untuk di didik kembali untuk menjadi pak Camat atau Bu Camat.
    Malu lo orang asing liat tayangan itu, mereka berpendapat “:BEGINILAH BENTUK PENDIDIKAN INDONESIA”. akibatnya, banyak ortu yang menyekolahkannya ke luar negeri, sehingga devisa negara lari ke Singapura, Australia, AMerika.
    OH BANGSAKU, OH NEGERIKU, DOSA APA LAGI YANG AKAN KITA BUAT, SETELAH BANYAK KEJADIAN MENGERIKAN MENIMPA KITA?
    YA ALLAH, AMPUNILAH DOSA KAMI, AMIEN 3X

  • MeLiTa

    Saya sangat terharu dengan kasus yang terjadi di IPDN. Dan saya sangat teramat kecewa dengan Rektor, para staf dosen dan para staf pembimbing karena mendiamkan TINDAK PIDANA itu terjadi di IPDN. Mendiamkan terjadinya suatu tindak pidana juga termasuk pelaku TP, lho….Jadi mohon perhatian dari semua pihak dan mohon hukum ditegakkan di bangsa ini. Jika calon pemimpin dididik dengan cara seperti itu, mau jadi apa bangsa ini? Sangat menyedihkan apa yang terjadi di IPDN. Dan kepada Bapak Presiden RI, kejadian sperti ini sudah terjadi berulang-ulang, jadi mohon Bapak lebih tegas lagi menindak pelakunya. Jika kepastian hukum itu ditegakkan, Saya yakin tidak akan ada lagi yang berani berbuat demikian. Dan buat pelakunya Saya mau katakan, suatu waktu kelak Anda akan punya anak-anak. Bagaimana perasaas Anda bila anak Anda kelak yang dadanya ditumbuk, yang dadanya diterjang, bahkan yang sampai mati konyol di suatu sekolah yang Anda dan Anak2 anda banggakan. Saya yakin Anda sebagai orang tua, hati Anda akan hancur. ingat, DUNIA INI BERPUTAR…..
    KITA TIDAK TAU APA YANG AKAN TERJADI NANTI> Mungkin saja Anda yang akan dianiaya seperti Anda menganiaya orang lai9n atau mungkin anak-anak Anda. Bertindaklah positif. Dan lakukanlah kepada orang lain bagaimana Anda ingin orang lain perlakukan pada Anda. HIDUP INDONESIA……… INDONESIA RAYA, MERDEKA! MERDEKA!

  • hanafi Samsul

    Pak Panglima mengaku terusik dengan kasus IPDN pasalnya militerisme dipakai sebagai wadah pendidikan. Panglima membatah sama sekali tidak ada pendidikan militer yang dipertontonka spt di IPDN. Toh..hasilnya pada ABRI tetap displin, loyal, dan berdedikasi tinggi terhadap korpsnya. Jadi entah dari mana konsep pendidikan yang dianut IPDN. Diduga keras IPDN kumpulan orang2 yang memilki kelainan jiwa atau penyimpangan mental mungkin ke arah cacad mental. Patut dikasihani sebenarnya, apalagi dikutuki oleh seluruh rakyat indonesia, mau jadi apa nantinya mereka hidup dibawah kutukan. Baca koran warta koran hari ini ” ALUMNUS IPDN JADI BANDAR NARKOBA”

  • Agnes

    Saya sangat kecewa thdp IPDN karena cara mereka mendidik para junior-juniornya itu menurut saya salah.walaupun kata mereka,mereka menggunakan sistem militer tapi menurut saya itu bukan sistem “militer” tapi sistem “Preman”.Dan kabarnya bukan hanya kekerasan saja yang terjadi tapi juga pelecehan seksual pun terjadi…dan yang lebih parahnya lagi ” Para rektor dan praja” IPDN pun juga tidak mau memberitahukan yang benar.mereka selalu menutupi apa yang sebenarnya terjadi di kampus IPDN…

  • dhidho

    menurut saya, semua ini bukan salah IPDN … tetapi salah oknum2 yang ada disana … praja muda tak berani melawan karena status mereka yang sekolah gratis dibiayai oleh pemerintah, mereka takut akan kehilangan hak itu … praja senior merasa mereka di atas angin … IPDN bubar?? menurut saya bukan solusi yang tepat .. bagaimana jika diadakan kuisioner buat mahasiswa di sana yang inti pertanyaannya : adakah tindakan pemukulan di IPDN??? jika ada yang menjawab tidak ada … keluarkan saja, karena jelas2 dia berbohong … dan pembohong tidak layak menjadi seorang aparat negara!!!!moralnya sudah bobrok … jika mahasiswa IPDN tersebut bilang ada, beri kesempatan … dari semua itu jika 60% mahasiswa bilang tidak terjadi pemukulan/penganiayaan … TUTUP IPDN!!!!!!!!!!!

  • Bloodymurderer

    Praja-Praja disana itu pada diam karena takut oleh ancaman senior2nya,meraka juga takut akan di pecat dari IPDN,karena rata2 mereka yg sekolah disana itu dari keluarga menengah kebawah, jadi karena di IPDN itu gratis maka mereka terpakasa tutup mulut karena kalau mereka bicara, maka praja tersebut akan di keluarkan dari IPDN, pihak keluarga mungkin berpikir 2x,mana ada sekolah tinggi yang gratis, sehingga mereka semua tutup mata atas apa yang terjadi di kampus IPDN tersebut….. menurut saya sih… mendingan Ganti Rektor IPDN beserta staff&dosen2.nya, lalu sistemnya dirubah semua…!!!

  • Anti IPDN

    senior…senior… lu mau ngap pake acara pukul-pukul orang kyak gitu, emangnya nenek moyang bapak sama ibu lu yang punya…??? pikir pake otak..!! ud gratis aj blagu lu… dasar ga tau diri lu…!! paling – paling lulusan dari sana pada jadi koruptor semua, orang mreka2 semua dididik untuk berbohong…!!Masuk Neraka aj deh lo…
    IPDN = Institute Pembunuhan Dalam Negeri

  • BYan, SMAN 3 Jekan Raya

    Sebenarnya sihh…kasus IPDN juga sama terjadi di Palangka…
    terutama di SMA 5 Plus, yg skrg namanya berubah menjadi SMAN 3 Jekan Raya…
    D sekolah ini juga sama masih menganut sifat militerisme sama kayak di IPDN…
    Yg sering dikumpulin ama senior2 nya…
    Sering di bantai ama senior2nya…
    Soalnya di SMAN 3 Jekan Raya ini adalah sekolah yg semua murid2nya di asramakan…
    dan ini adalah sekolah percontohan…
    Cuman bedanya, klo di IPDN semakin ke tahun, tindak kriminalitasnya semakin meningkat…bukannya malah turun.
    Tpi klo SMAN 3 Jekan Raya ini, semakin ke tahun, semakin menurun.
    Jadi, IPDN tu kan istilahnya sama kayak sekolah percontohan juga…
    yg semestinya semakin ke tahun, mahasiswa nya semakin pintar…bukan semakin bodoh…
    Ini bukan zamannya perang, coy…
    ini era globalisasi…
    Dan semestinya…IPDN jangan dibubarkan…tp di ganti dengan angkatan baru yg tidak menganut sistem kekerasan n penganiayaan…
    Dan diharapkan…IPDN tolong dihilangkan aliran hitam,nya, alias Penganiayaan trhadap junior2nya, n sex bebas…
    soalnya bnyk ank sekolahan yg udah mengidam2kan masuk IPDN….
    Termasuk juga dari sekolah kami…

  • haka

    ada rasionalisasi mengenai pembubaran IPDN.
    1. institusi ini cacat secara kurikulum
    2. IPDN telah melakukan kebohongan publik, ketika berjanji tidak akan lagi tindak kekerasan.
    3. Tradisi kekerasan diKampus ini telah memakan banyak korban jiwa. (pelanggaran HAM)
    4.Tradisi kekerasan diKampus akan menghasilkan calon mahasiswa yang pendendam ketika menjadi senior. artinya menjadi pengecut, ketidak mampuan melawan pada senior lantas mereka melampiaskannya pada junior. terlebih dengan pemukulan diman junior ditutup mata agar mereka tidak tahu senior yang mana yang menghajar mereka.

    Sekali lagi muncul pertanyaan.. APA MASIH PERLU IPDN???????????

    lantas apa pantas mereka yang nota bene akan menjadi pamong praja yang seharusnya mampu mengayomi masyarakat mengingat sistem feodal yang diterapkan dikampus ini. saya fikir ini akan berdampak pada kelulusannya di masyarakat nanti.
    boleh jadi terkesan tidak bijak jika membubarkan IPDN, tapi bagaimana dengan nyawa yang sudah melayang, dan jika tidak dibubarkan apakah akan menjamin tindak kekerasan yang berujung kematian akan berhenti. toh STPDN berganti nama IPDN, Rektor baru telah diangkat pasca kematian Wahyu Hidayat…..
    Buktinya…….???????

    Seharusnya tikus yang kita basmi, bukan sawahnya.
    tapi bagaimana jika tikusnya satu sawah???????????

    Jayalah INDONESIA……!!!!!!!!!!!!!!
    Jayalah ANAK BANGSA

  • arul

    bubarkan dan rombak total kalo mau membersihkan nama baik IPDN

  • Dewi Suwignyo

    Yang terjadi di IPDN sudah tidak bisa di terima akal sehat. Praktek kekerasan yang dianggap pendidikan macam itu hanya menghasilkan siswa normal jadi cacat. Kalau tidak cacat fisik ya cacat jiwa karena kelakuan nya jadi penuh dendam kesumat, sadis terhadap sesama melebihi jagal. Semua pihak di IPDN sudah tidak mampu membedakan mana yang disebut “pendidikan” dan “kriminalitas”. Kedua hal yang tidak mungkin disatukan. Kalau ditanya atau diusut siapa yang salah…semua yang disitu sudah “mati” rasa kemanusia-an nya..jadi sudah harus di obati semua. Bayangkan sudah disiksa saja tidak berani protes karena kalau protes pasti lebih di aniaya. Mau ngomong kebenaran aja gak berani. Jadi sudah hopeless kalau dipertahankan. Mutu siswa macam apa yang akan dihasilkan? pasti seperti pejabat yang “cengengesan” dan masih “membela IPDN”. Jaman sudah berubah banyak cara untuk mengajari disiplin dan hormat kepada senior. Jika senior mempraktekkan hidup terhormat (jujur, menolong/mengayomi adik kelas, dll) yang bisa dijadikan role model pasti adik kelas juga mencontoh. Hukum alam akan selalu berlaku. Jadi hentikan saja penerimaan murid sampai murid yang sekarang lulus semua. Dalam waktu jeda tanpa siswa baru, kegiatan difokuskan untuk “mengobati” siswa/seluruh aparat yang sudah rusak jiwanya akibat trauma melihat atau merasakan tindak kekerasan dalam keseharian hidup mereka. Jiwa yang rusak itu lama lho nyembuhin nya. Selanjutnya tinggal dipikirkan kedepan nya untuk tidak memusatkan pendidikan di satu tempat jika memang tidak mampu. Lebih baik sekolah kecil tapi properly handled dari pada sekolah besar tapi tidak mampu mengelolanya.

  • bahtiar

    lumrah ….

    negoro rusak :(

  • bobi

    Saya membayangkan IPDN seperti kampus saya sekarang dimana sejak pertama saya masuk, bahkan belum masuk telah siap senior yang rela mengantar untuk sekedar cari kos-kosan, nunjukin tempat makan yang enak dan murah, toko-toko buku berkualitas dan murah, minjemin buku text dan catatan kuliah dan mereka tak dibayar sama sekali. Katika berpisah pun mereka masih menyempatkan diri tersenyum kepada saya. Ketika berjumpa dikampus tiada lain yang terlihat selain senyum yang ramah, salam dan sapaan menanyakan kabar satu sama lain. Serkarang saya jadi senior tertua dikampus saya, dan kondisi tersebut sama-sekali tak berubah. Kenal ataukah tidak, asal sang senior tau bahwa yang ditemuinya adalah junior dan sebaliknya, ketemu dikampus ataukah di;luar kampus selalu ada senyum, salam dan sapa. Yah minimal senyum, dan anggukan kepala. Saya kuliah di FK Unair Surabaya.

  • Kumpulan Laporan Kebejatan IPDN - Inikah profil calon pemimpin bangsa?, biar cuma sekelas Camat « Sains-Inreligion

    [...] Di IPDN para senior dengan leluasa memukul dan menendang tepat di dada dan punggung sehingga para ju…. [...]

  • MAT BEWOK

    motto IPDN “Biar Pecah Di Perut Asal Jangan Pecah Di Mulut”.
    Gimana Tamatan dari IPDN dipekerjakan sebagai Gembala Sapi, SATPOL PP, Penjaga Kebun Binatang, Penjaga Peron Terminal, Penjaga Parkir, Hansip, Yuka Pelabuhan, Keamanan Lokalisasi, Cartel Narkoba, Penjaga Diskotek, Mucikari. Pasti Bestlah…Mereka mempunyai keberanian yang sangat tangguh, kokoh, dan memiliki jaringan loyalitas yang sangat tinggi..JANGAN BUBARKAN IPDN. NEGARA MEMERLUKAN MU !!! HANCURKAN NEGERI INI !!! JAJAHLAH NEGERI INI!!! DITANGANMU KAMI MENGHARAPKAN KEHANCURAN….

  • LOPAK

    UNTUK MEMBUNUH SAJA MENJADI HAL YANG BIASA, GIMANA PEMERKOSAAN ??? MUNGKIN PARA DOSENNYA JUGA BISA MENIKMATI PERAWAN PARA PRAJA DISANA. KARENA AKSI TUTUP MULUT MEREKA SANGAT HEBAT.

  • anye

    buat presiden kebijakan buat nunda penerimaan mahasiswa menurut aku bagus. tapi jgn 1 thn donk karena itu tidak efisien. setidaknya habiskan semua angktan sampai 2006. berikut tolong seleksi masuk IPDN benar2 dikontrol jgn pake nyogok donk. malu tahuuuuuuuuu!!!!!!!!!!!!!!!!!!

  • jsofian

    @para pengunjung terhormat,
    mohon maaf tidak semua comment di approve karena komentarnya sangat kasar dan cendrung tidak sopan. Blog ini adalah blog untuk uneq2 secara pribadi tentang isu yang dianggap menarik. TRims

  • Novita

    Novi – April 13, 2007

    Mohon kepada bapak SBY untuk segera menindak tegas IPDN (Institut Pencetak Da`jal Negara). Rasanya sulit untuk berubah karena premanisme sudah begitu mengakar dan mendarah daging di lembaga tersebut. Bapak SBY, jangan pernah lagi melantik lulusan IPDN…..karena mereka sebetulnya nggak pernah pantas untuk menjadi abdi negara yang baik. Ditangan mereka, negara akan lebih hancur. Mereka pembohong, pengecut, kejam dan brutal. Jadi buat apa lagi buang-buang waktu untuk memikirkan IPDN……lulusan IPDN lebih tepat menjadi sipir penjara penjahat kelas kakap dan Nusa Kambangan, karena mereka sudah terlatih dengan sangat baik.

  • cici

    menurut saya ipdn g perlu dibubarkan seh.tapi perlu pembinahan yang lebih ketat lagi.n pendidikanya g perlu kayak melebihi militer donk.ujung2nya juga kan mau jadi PNS jadi ng perlu didikan yang terlalu militer deh. biasa ja napa.tapi klo mang ng bisa berubah ya mending dibubarin ja ipdnya dari pda banyak korban yang lain.

  • Alif Reza

    Coba cari videonya di youtube. Apa pun namanya, tetap saja kekerasan dipakai. Tidak lain tidak bukan selain dibubarkan saja.

    Sadisme lebih tepat. Saya kira pendidikan tentara pun tidak sesadis itu. Luar biasa sekali. Saya lebih setuju kalau pelaku dipotong anggota tubuhnya.

  • agorsiloku

    IPDN adalah semangat sistemik untuk menghasilkan kader-kader yang tidak punya hati nurani. Jangan-jangan inilah yang diinginkan petinggi negara ini. Duh Gusti, semoga salah. Hampir semua alumni IPDN ingin melestarikan kejahatan ini. Lumbungnya dibakar, tikusnya dipenjara.

    Jangan ada sekolah yang mengkaderkan didikannya jadi penjahat dan pejabat negara sekaligus.

  • Azyya

    masak pd nyalahin IPDN?? yang salah ntu orang2 yg ndak pnya perikemanusiaan.Maunya menang sendiri.Para rektor perlu dipilih yang pnya hati.knapa hrs yang g salah tow yang jadi sasaran…ya wez bubar aja tuh para oknum yg edan!!!!!!!!!!!!!

  • gun

    Dalam sebuah pemerintahan yang diandalkan adalah otak bukan otot. Jadi sangatlah salah bila IPDN masih memakai sistem kekerasan. Wajar bila pemerintahan Indonesia masih berfikir kampungan…. orang sekolah yang mendidik anak-anak bangsa untuk masuk ke dalam pemerintahan aja masih menggunakan sistem yang kampung atau sangat sangat kampungan…..
    ini jaman globalisasi bung orang lebih mengandalkan otak dari pada otot…..
    IPDN kelaut aja lo!!!!!!!

  • romand

    Hanya ada satu kata buat IPDN yaitu “Bubarkan”. Karena selama ini kita tahu sudah banyak korban yang berjatuhan, bahkan jumlahnya sangat mencengangkan dan semuanya itu ditutupi oleh “penghuni IPDN” termasuk rektor, dosen dan praja nya. Seandainya IPDN tidak dibubarkan maka yakinlah kasus kekerasan akan muncul lagi karena sulit menghilangkan “budaya” yang telah ada sejak IPDN di didirikan yaitu senioritas yang sewenang-wenang. Jadi rasanya IPDN sulit untuk dipertahankan karena melihat kasus selama ini, toh sudah banyak universitas yang membuka Ilmu Pemerintahan di Indonesia.
    Jadi cerita tentang IPDN ditutup sampai disini saja.

  • FAISOL

    SEMOGA JAYA SELALU UNTUK IPDN, SEMOGA NEGARA INI TAMBAH BOBROK…. PRESIDENNYA JADI KASIHAN

  • orido

    muntah aku dgn berita2 ttg IPDN…

  • IPDN ? « Catatan Perjuangan Yudhi Arie Baskoro

    [...] Bubarkan-saja-ipdn!by thewanderer79 Ipdn by mojora Right-or-wrong-is-my-stpdnipdn by agorsiloku Kasus-ipdn-memilukan-dan-memalukan by jsfian Perubahan-fundamental-di-ipdn by kombor Kekerasan-oleh-anak2-muda-ipdn by vandoyo [...]

  • PENTUS NAPITU

    KASIHAN TERHADAP MAMAKNYA YG MENGANDUNG, COBA PARA PAMONG PRAJA RENUNGKAN. 9 BULAN DI KANDUNG MAKNYA, KEMUDIAN DIBESARKAN MASUK SEKOLAH TK,SD.SMP,SMA, KEMUDIAN MASUK KE IPDN, ELO SIKSA2 DISANA KEMUDIAN MATI. BIADAP KAMU PARA PRAJA, LEBIH2 SEPERTI PKI,ATAU TERORIS.
    SARAN :
    1. BUBAARRRRRRRRRRRRKAN IPDN, ATAU KORBAN MAU TAMBAH LAGI.
    2. MASING BANYAK SDM YG DAPAT DI TERIMA JADI PEGAWAI PEMERINTAH.
    3. SEPENGETAHUAN SAYA TDK ADA SATUPUN DALAM PEMERINTAHAN INI TAMATAN STPDN YG MEMIMPIN NEGARA INI.

  • indra

    sy tinggal persis deket2 IPDN
    boss perlu diketahui…tingkah praja2 itu menjijikan…sok2 birokrat dan rata2 ga tau sopan santun..sodara sy ker ja di situ…tau ga kl jam makan mereka persis sapi2 kelaparan kl telat sedikit wuihh ribut bukan main……..yo ya…yg lebih goblok lg yg masuk situ anak2 pejabat atau konco2nya…makan dikasi..nyuci dicuciin…dapet gaji dan NIP pula……mending kl masuk situ anak2 yg bener berkualitas ini mah anak bego juga bisa masuk asal punya uang atau anak pejabat…….pokonya jangan sia2kan uang rakyat …150 milyar setahun dan itu udah puluhan tahun….
    udah lah bubarkan IPDN!!!!!!! sekali lagi BUBARKAN IPDN sebelum nanti banyak kasus….silakan liat kl ga dibubarkan……ntar ada lg kok yg meninggal…percaya deh…………..
    soal team verifikasi atau apapun namanya itu hanya basa basi boss….kl ga ada tekanan dr yg lain…yakin dah ga dibubarkan…………..

  • indra

    tambah neh blum puasssss
    lulusannya….hanya jadi mafia projek yg menggunakan dana APBN…..gini kl lulus mereka kontek2-an tuker2 info tentang projek krn mereka tuh kuat jaringannya
    tuhan………kl IPDN dibubarkan minimal calo2 projek APBN itu akan berkurang…………………..

  • indra

    BUBARKAN IPDN!!!!!!!!!

  • indra

    votiing deh rakyat!!!! pilihannya gini :
    a.bubarkan IPDN
    b.hancurkan IPDN

  • vera sylvia ngl

    kalau menurut saya pribadi kasus IPDN itu sudah menyalahi koridor yang berlaku karena,dari perbuatan mereka sendiri sudah mengarah kepada tindak kekerasan dan kebinatangan.apamereka tidak punya perasaan?bayangin aja sekolah kemiliteran aja tidak ada sebiadab itu.apa jadinya bangsa kita jika semua manusia melakukan tindakan yang sama.menurut saya IPDN itu mending dibubarkan aja dan ditindak secara cepat sebelum ada korban baru yang akan menyusul ke alam baka.tapi ingat…bahwa karma masih berlaku,apa yang anda perbuat akan terjadi juga pada anda…
    tindakan para praja melebihi binatang liar yang haus mencari mangsa
    bubarkan IPDN,agar Indonesia bebas dari manusia manusia pembunuh

  • bogler

    Ada yang tahu alamat rumah Pak Inu Kencana???saya pingin berbagi pengalaman saya dengan beliau…IPDN memang perlu diganti total pengasuh yang saraf itu…

  • emy

    wah…..IPDN tu mank harus diperbaiki sistem pendidikannya.
    untuk menjadi seorang pejabat negara, seharusnya ga perlu adanya kekerasan yang berlebihan seperti itu.
    karna nantinya akan menimbulkan senioritas dan aksi balas dendam antar praja.
    Tul……gak??????

  • disa

    Gila!!! IPDN tuh sekolah buat aparat pemerintah apa preman sih? kenapa sistem pendidikannya kayak ngedidik preman. jadi wajarlah kalo hasilnya jadi preman atau jadi pembunuh.. kapan mau maju Indonesia kalo isinya orang-orang yang syarat akan kekerasan…??? dikit2 nyelesain masalah pake kekerasan fisik. sebenarnya orang2 yang ada di IPDN pada mau berubah ga sih?? kok masih betah ya sekolah pake kekerasan?? udah ga jaman lagi.. sekarang bukan jaman dwifunsi ABRI lagi…

  • uha

    IPDN menurut saya tdk perlu dibubarkan, jika dibubarkan akan hilang asset negara. namun menurut saya solusinya harus diperbaiki sistemnya yg salah satunya adalah kurikulum dirubah khususnya kurikulum yg berisi ttg kekerasan dihilangkan, pengasuh-pengasuhnya diganti dgn karena pengasuh inilah yg sehararusnya berperan langsung thd siswanya, kemudian tradisi-tradisi berbau militer dihilangkan dan berikan sanksi yg tegas tanpa pandang bulu thd para praja yg melakukan pemukulan langsung dipecat.

  • Fidelis Harefa

    IPDN…? Sekarang mau menyalahkan siapa? IPDN kah? Para Praja kah? Para dosen dan rektorkan?
    Sesungguhnya semua punya andil dalam kesalahan ini. Dan kesalahan itu terletak pada SISTEM sehingga mengacaukan semuanya.
    Selama sistem tidak ditinjau kembali, dibubarkan atau tidak dibubarkannya IPDN, sistem yang tidak benar itu toh tetap terjadi di Indonesia. Dalam hal ini, IPDN menjadi sarana pengungkap kesalahan sistem dalam pendidikan nasional kita.
    Boleh jadi, sistem yang sama terjadi di perguruan-perguruan lain tetapi tidak separah di IPDN. Artinya, karena kita mempunyai sistem pendidikan yang stabil, setiap penyelenggara pendidikan menentukan sendiri sistem yang berlaku di perguruan tertentu.
    SAYA TETAP MENEKANKAN, SISTEM HARUS DIPERBAIKI. KARENA SAMPAI SAAT INI, SISTEM PENDIDIKAN DI NEGARA INDONESIA INI BELUM MENUNJUKKAN titik cerah menuju kedewasaan emosional, intelektual dan spiritual.

  • farhan

    Saya sudah MUAKKK!!!! Katanya sekolah untuk menjadi calon pengganti pemerintahan, ehhhh… kok malah isinya preman semua. Ya….. ada yang bilang anak-2 IPDN itu moralnya bejatlah, free sexlah, ampe penyiksaan fisik yang berlebihan. Sebenarnya IPDN itu sekolah apa kandang ternak, sih???

  • NIRMALA

    WOW IPDN/STPDN atau apalh namanya itu,,hebat!!! sistem pendidikan yang luar biasa dan diluar dugaan. bukanya malah mencerdaskan malah menyesatkan,,,,
    masih kurang yah yang harus mati sia-sia??? IPDN memang kampus terhebat bisa mengirim mahasiswanya ke alam baka..rombak abis deh IPDN…KALAU MAU NEGARA INI MAJU…

  • tamat

    dulu saya pengen banget masuk IPDN, udah gratis dijamin kerja lagi, keliatannya enak bener. Eh, untunk pas tes nggak keterima, coba kalo keterima bisa jadi samsak hidup, disiksa ama senior-senior yg gilaaaa…………………..
    Toh tidak mesti jadi lulusan ipdn, ingin jadi pegawai pemerintahan, jalan hidup kali, sekarang saya bisa juga jadi pegawai pemerintah yang masuk karena kemampuan akademik, bukan jaminan kuat disiksa dulu di IPDN.
    Saran saya, rombak habis sistem pendidikan yang ada di sana, hilangkan pola militerisme dan premanisme, yang zaman kini udah nggak musim and nggak laku.. zaman gini masih ada sekolah kaya ipdn, yang kuno n’ primitip banget kayak zaman flinstone kali……

  • Iyan

    bubarkan IPDN = INSTITUT PENYIKSAAN DALAM NEGERI
    Sekolah bobrok

  • Irvany Ikhsan

    CUkup diperbaiki secara mendasar dan total, tidak bisa dibubarkan. Suatu institusi pendidikan sekali berdiri tidak bisa dihapus hanya bisa berganti nama. Kasihan alumni yang tidak memiliki almamater.

  • Shinta

    ya..menurut saya kasih kesempatan kedua..untuk memperbaiki. kasihan di sana juga ada yang baiknya. kita harus bersikap adil dan bijak(di dalam alquran juga ada kan?), tetapi kalau sudah diberi kesempatn tetapi tetep…memakan korban….ya…terserah kepada yang berwenang saja…

  • cimot

    IPDN(institut pembunuhan dalam negeri)emank yaho buat tipuan masyarakat.ganteng2 koq hahooooooooo!
    TULLLL ga’…..?????????
    BUBARKAN IPDN,buat kampus biasa aja.

  • pansersky

    Kalau menurut saya yang salah korban dan senior yang menyiksa kenapa JUNIOR pas dipukulin SENIOR pada diem padahal kan mereka manusia juga sama2 makan nasi tapi kalau seniornya makan besi baru takut, dan buat senior jgn semena2 coba pikir kalau dipukul itu sakit makanya jgn memukul orang lain. GAMPANG KHAN?

  • Generasi Gamang (HATI, bagian yang terlupakan… 5) « hamba

    [...] di IPDN/STPDN hanya lah satu letupan kecil, tetapi akan menjadi awal letupan-letupan yang akan terus bermunculan, [...]

  • Nirwana

    Dikutip dari sini…

    http://kompas.com/kompas-cetak/0401/08/dikbud/789592.htm

    IPDN adalah lembaga pendidikan tinggi kedinasan yang berorientasi profesi di lingkungan Depdagri. Segala perangkat IPDN dipersiapkan untuk menghasilkan pamong yang mampu mengikuti perubahan masyarakat dan kemajuan teknologi.

    Kurikulum yang dirancang antara lain mencantumkan penguasaan bahasa Inggris, teknologi informasi, serta pengetahuan dinamika sosial dan teknologi sebagai bagian utama.
    Sejumlah mata kuliah yang berkait dengan soal perpajakan, hukum adat, sejarah pemerintahan di Nusantara, dan perbandingan format pemerintahan antarnegara juga dicantumkan.

    “Kita ingin menciptakan pamong yang tak hanya terampil, tetapi juga berwawasan global. Ini sesuai dengan dinamika masyarakat,” papar Sudarsono, Kepala Badan Pendidikan dan Latihan Departemen Dalam Negeri.

    Agar terbentuk pamong-pamong yang berkualifikasi sama dalam hal keterampilan (skill), mentalitas, dan kedisiplinan, kata Sudarsono, pola pengajaran, pengasuhan, dan pengawasan yang terasramakan tetap dipertahankan.

    … upaya menghapus paradigma militeristik tidak serta merta terwujud. Menurut pemantauan Kompas, Rabu, hukuman fisik berupa push up dan lari keliling kampus masih diberikan kepada praja yang tidak disiplin. Hukuman diberikan oleh pengasuh yang mendampingi praja sejak dari Jatinangor.

    Seorang staf Badan Diklat Depdagri mengatakan, untuk masa datang hukuman seperti itu harus diganti dengan pola mendidik. Misalnya, pamong diminta berpidato menirukan gaya lurah, lalu pamong lain diminta memberikan evaluasi…

  • nyonk2

    sebagai anak ptk saya menyayangkan kejadian yang menghancurkan nama baik ptk indonesia. Bubarkan lalu mulai lagi dari awal

  • demas

    Lulusan IPDN adalah PNS bukannya Militer, kenapa mesti sistem pendidikannya Militer? aneh? Bubarkan IPDN!!! kampus megahnya biar dijadikan hotel bintang lima saja….!!!!!

  • asep

    Kita susah payah kerja gaji dipotong pajak PPh dan PPn untuk negara, lalu dialokasikan Rp.150M untuk isi perut Praja IPDN! hasilnya? BOBROK? sebagai rakyat saya KECEWA BERAT!!!!
    BUBARKAN IPDN!!! cari kader PNS berpotensi dari ratusan Universitas yg ada di pelosok negeri ini, Itulah Indonesiaku………………

  • yeya

    apa sebenarnya motif para raja” atw senior ipdn dengan dia menganiaya para junior ” ipdn??????????!!!!!!

  • sera

    saya termasuk salah satu peminat ipdn saya sebelu
    mnya berharap untuk bisa masuk ke ipdn tetapi setelah mendengar tentang kejadian cliff muntu saya menjadi takut dengan kekejaman di ipdn saya berharap kelak tidak ada lagi yang mengikuti sikap raja” atau senior seperti yang telah terjadi terhadap cliff muntu!!!!!!!!

  • andy kritikus

    apa2an itu IPDN??!!! tempat pendidikan kok penuh kekerasan!!!
    saya pribadi sangat MELAKNAT mereka yg suka menyiksa !!!
    jgn mentang2 senior trs membabakbelurkan siswanya/juniornya!!!
    Wahai Pak President perhatikan tu IPDN!!! pecat mereka yg suka membuat takut dan membuat mati praja2 yg mau berbakti pada negaranya!!!

  • jabe

    jujur saja, pacarku adalahs eorang mua praja. ketika kasus yang menimpa cliff muntu disiarkan, hatiku jadi gelisah. langsung aja ku telfon pacarku dan menanyakan kabarnya.

    untungnya setelah kejadian ini, sudah tidak ada lagi kekerasan, ya walaupun rusuk pacarku dah 2 yang patah. aku juga berpesan sama apcarku supaya nanti kalau dia naik tingkat, dia gak memukul juniornya.

    ambil contoh dari kasus ini. kebetulan tersangkan pemukulan cliff yaitu m.amrullah adalah sahabat pacarku, jadi aku bilang sayang ambil hikmah dari kejadian yang di alami ulla (nama akran m.amrullah)

    aku sanagt membenci kekerasan yang terjadi di ipdn, apalagi untuk kasus pelecehan seksual. benar2 keji.

    mudah2an denga terungkapnya kasus ini, tidk ada lagi kekerasan.

    salut buat pak inu kencana dan juga pak polisi.

  • satya

    Apalagi ini?????????!!!!!!!, memang gak ada niat baik dari calon calon pemimpin (mahasiswa IPDN) kita di masa datang ini untuk ikut memperbaiki kondisi indonesia yang sedang terpuruk. Nyesal, jengkel, marah, sia-sia dong ngeluarkan banyak uang untuk menyetak seorang pembunuh………bedebah

  • bendo ganteng

    udah jangan banyak pertimbangan lagi bubarkan aja,toh udah banyak perguruan tinggi yang kualitas nya lebih bagus dr pada IPDN
    kalo masih dilanjuti bakal makan koban.

  • bendo ganteng

    salam dr papua khususnya serui disini udah ad internet lho

  • SOERYA

    IPDN KAMU KOK GITU SICH KATRO SOBEK 456X NDESO KEMBALI KE PENYIKSAAN

  • rio rossandi

    ehm….. menyikapi tanggapan yang akhir-akhir ini terjadi di ipdn saya jadi prihatin, kita tahu ipdn memang salah dan semua kebobrokannya itu harus dihilangkan, sekarang yang mesti dilakukan bukan menyalahkan tetapi berpikir dan berbuat kedepan, percuma jika kita mengomentari ini, itu apalagi sampe bilang dibubarin, kelihatan orang yang ngomong gitu otaknya dangkal. hehehe,. …………..
    gini ya yang ahrus kita lakukan sekarang adalah mencari cara bagaimana ipdn ini kedepan, kita tahu bahwa ipdn ini adalah lembaga kedinasan yang dibiyayai oleh rakyat, jadi dengan kata lain ini adalah sekolah milik rakyat indonesia lohh ko malah mau dibubarin sia-sia donk keringat orang indonesia yang mencari uang untuk membayar pajak. seharusnya kita bersama-sama berusaha mencari cara bagaimana memperbaiki sekolah ini, siapa bilang praja anak-anak penjabat, klo mau di survey banyak yang anak orang biasa-biasa saja, memang ada anak pejabat yang bersekolah di ipdn yang masuknya ya “ga bener’ ini lah yang menjadi cikal bakal kerusakan yang terkjadi di ipdn, oleh karena ulah-ulah mereka lah ipdn jadi begini, sebenarnya kan tes masuk ke ipdn itu melaluai beberapa tes yang paling bisa melihat karakter seseorang itu lewat psikotes, lah klo tesnya ga bener dan mereka anak penjabat dan akhirnya dimasukan ya kacau jadinya
    oleh karena itu peran masyarakat sangat perlu sekali untuk memberantas kebobrokan ini yang bermula dari penerimana praja baru
    jika terdapat tikus dilumbung bukan lumbungnya yang dibakar tapi tikusnya yang dibakar. terima kasih

  • ANGGELIKA

    SAYA IKUT PRIHATIN,BAGAIMANAPUN JUGA MEREKA HANYALAH MANUSIA BIASA.TAPI YG SYA SESALKAN KNP QLIAN SOMBONG DGN JBTAN,BJU DINAS,FSILITAS YG DIBERIKN OLEH NEGARA.APA QLIAN TDK MRSA MALU PD RKYAT YG TLH MEFASILITASI QLIAN.LGIPULA INGATLAH CITA-CITA QLIAN?KTANYA INGIN MEMBAHAGIAKAN&MEMBANGGAKAN ORTU??
    TOH SEKARANG MEMBUAT ORTU MALU!

  • RONALD

    TERIMA KASIH BUAT SITUS INI KARENA SAYA BISA MENYAMPAIKAN PENDAPAT SAYA TENTANG IPDN.
    MENGINGAT TERUS TERJADI KASUS KEKERASAN TERHADAP PRAJA, SAYA MERASA SANGAT PRIHATIN. BAGAIMANA MUNGKIN PARA SENIOR DAN PEMBINANYA TEGA MENGANIAYA PRAJA JUNIOR. KALAU MENURUT PENDAPAT SAYA, YANG TELAH TERBUKTI MENGANIAYA LANGSUNG DIJATUHI HUKUMAN YANG SEBERAT-BERATNYA. KARENA INI MERUPAKAN PELANGGARAN HAM TINGKAT TINGGI. TIDAK ADA SUATU BANGSA DI DUNIA YANG MENGHABISI GENERASI MUDANYA.
    UNTUK IPDN SENDIRI SAYA RASA HARUS DIBUBARKAN SAJA, PERCUMA DARI DULU CUMA JANJI-JANJI PERUBAHAN YANG TAK PERNAH KUNJUNG TERWUJUD. KALAU IPDN TETAP TIDAK DIBUBARKAN INI BERARTI KESALAHAN FATAL YANG PERNAH TERJADI PADA BANGSA INDONESIA.
    IPDN DIBIAYAI OLEH NEGARA, SEDANGKAN NEGARA MENERIMA SEBAGIAN PENDAPATAN DARI PAJAK, PAJAK DIBAYAR OLEH SELURUH MASYARAKAT INDONESIA. DARIPADA MEMBERIKAN DANA YANG DIGUNAKAN UNTUK MEMBUNUH GENERASI MUDA ALANGKAH BIJAKNYA JIKALAU PEMERINTAH MENGALIHKAN DANA TERSEBUT UNTUK PEMBANGUNAN NEGERI INI. MASIH BANYAK BIDANG LAIN YANG MEMERLUKAN DANA PEMBANGUNAN.
    SEMOGA KOMENTAR SAYA INI BISA DIBACA OLEH PEMERINTAH DAN SEMOGA TUHAN SELALU MEMBERI PERLINDUNGAN PADA ORANG-ORANG YANG BERANI DAN DENGAN JUJUR MENGUNGKAP KEBUSUKAN, KEBIADAPAN SERTA KEHANCURAN MORAL DI IPDN.TERIMA KASIH

  • via

    buat IPDN mau nya apa…??? mau berapa korban lagi yang mati di tangan para praja senior yng terhormat…uupsss…menjadi praja SENIOR di IPDN bukan berarti harus menindas junior anda kan…???/

  • ritoh pardomuan

    Jangan bubarkan IPDN ILU INDONESIA

  • nova

    IPDN tidak di bubarkan sampai saat ini, salah satu alasannya mungkin karena pemerintah binggung akan mencari kemana calon2 birokrat terdidik.
    padahal.. di Indonesia ini banyak universitas yang memiliki jurusan ilmu pemerintahan, yang mempelajari bagaimana saharusnya pemerintahan ini dijalankan.. bukannya mempelajari…apa perintah2 atasan (pemerintah yang sdh ada)!! bukan menjalankan Juklak ato Juknis yang sdh!!
    pal mendagri seharusnya bisa lebih melihat donk…

    jurusan ilmu pemerintahan seluruh indonesia.. saat ini sdh memiliki sebuah wadah yaitu.. Fokermapi (Forum Kerjasama mahasiswa ilmu pemerintahan)
    saya yakin… kemampuan kami mahasiswa ilmu pemerintahan Non-IPDN lebih berkualitas tinggi.. dengan idealisme&ilmu pengetahuan yang kami miliki.. (Tidak dengan kekerasan loch…)

    so… utk tetangga tercinta saya disana… jangan bersedih apabila rumah mu akan diBubarkan… kami disini dapat memberi pendidikan yang lebih manusiawi ko’.. dan lebih beradab.. dengan semangat kekeluargaan..

    mahasiswi ilmu pemerintahan_FISIP UNPAD

You must be logged in to post a comment.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: