Seorang anak kecil bertubuh tambun menghampiriku sambil mengulurkan tangan sembari berkata “om, emen.. om..emen (permen)”, tatapan dan senyumnya polos khas anak berumur dua tahunan, ditambah sisa coklat dan susu yang belepotan di wajahnya. Ah.. lucu sekali anak ini, tingkah lakunya spontan dan mengemaskan kemanapun saya pergi, anak ini selalu nempel terus seolah-olah menaruh harapan akan datangnya permen dariku. Anak ini bernama Jery, Siapakah dia?
Tidak ada yang bisa menjawab pertanyaan ini kecuali Tuhan Sang Pencipta, pasalnya Jery kecil hanyalah satu dari sekitar 40 an anak panti asuhan yang ditinggal orang tuanya sejak bayi. Mungkin setelah dewasa nanti, pertanyaan ini menjadi pekerjaan rumah yang besar untuk dicarikan jawabannya “Mengapa ia harus terlahir sebagai anak panti ? Mengapa orangtuanya tega meninggalkan dia di sini?.
Berbeda dengan panti jompo, di panti asuhan setiap hari di warnai dengan tawa canda khas anak-anak, bermain bareng, mandi bareng, makan bareng, ngompol bareng, nonton TV bareng, sampai tidurpun bareng2 seolah-olah mereka tidak pernah mengkhawatirkan kondisi dan penghidupan mereka. Tidak berlebihan jika Alkitab pun, mengajarkan untuk mencontoh perilaku anak kecil dalam menghadapi hidup ini, memang terasa lebih ringan jika tiap hari dipenuhi dengan sukacita, kejujuran, kepolosan, tanpa harus khawatir tentang hari esok.
Hari ini, bersama dengan istriku Novi dan anakku Keevan, kami mengunjungi Panti Asuhan Samuel yang terletak di Gading Serpong. Tidak ada rencana khusus, kami hanya survey dan berkunjung biasa. Rencananya kami dan temen2 akan menutup tahun ini dengan mengadakan kunjungan bertajuk “Berbagai Kasih Natal” di Panti Asuhan tanggal 22 Desember 2007. Acaranya mirip sekolah minggu dengan diisi nyanyian pujian dan permainan. Pasti seru deh…
Anakku Keevan punya agenda tersendiri setelah bertemu dengan teman2 sebayanya, dalam hitungan menit ia sudah lari2an dan loncat2an bersama temen barunya. Sahabat saya Riri bertutur bahwa Usually, children are looking for similarities among them and become friends so fast yah…. memang seperti itulah anak2. Mudah untuk menjalin persahabatan dengan siapa saja tanpa menaruh curiga sama sekali. Bagi saya, anak2 perlu diajar sedini mungkin untuk melihat dunia lain diluar komunitasnya bahwa banyak anak2 seusianya yang hidupnya kurang beruntung sehingga menumbuhkan hati untuk belajar mengasihi sesama sedini mungkin.
Apa saja aktivitas anak2 di Panti Asuhan ini? Foto dibawah ini mewakili kegiatan mereka mengisi hari-hari di Panti.
Siapapun yang mau ikutan silakan datang boleh langsung sendirian dan bareng2 dengan kami. Ditunggu..




3 responses so far ↓
Emanuel Setio Dewo // November 26, 2007 at 3:38 pm
Hiks… terharu.
Tuhan memberkati mereka semua. Amin.
Mirelle Tjong // December 19, 2007 at 11:16 am
I don’t know what to say…I am a mother of a 27 months old little girl and I thank God everyday to see her growing and happy. And I pray to God that all of us is blessed with a compassionate heart for other human beings. I hope and pray that one day, I’ll be able to reach out to them all from where I am now. God bless.
chikal setiawan // November 1, 2009 at 9:46 am
maju terus pantang mundur………….
You must be logged in to post a comment.